Minggu, 29 Desember 2013

Tugas Psikologi Manajemen III



1.   Mempengaruhi Perilaku
a)      Definisi Pengaruh
      Sebuah kekuasaan sangat berhubungan erat dengan pengaruh. Bahkan tidak sedikit dari kita yang menganggap bahwa antara kekuasaan dan pengaruh adalah sama. Sampai akhirnya beberapa ahli menguraikan keduanya berdasarkan pendapat apakah kekuasaan dan pengaruh merupakan dua konsep yang berbeda atau salah satu diantaranya merupakan konsep pokok dan yang lainnya merupakan bentuk khususnya.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi pengaruh:
# WIRYANTO
Pengaruh merupakan tokoh formal mauoun informal di dalam masyarakat, mempunyai ciri lebih kosmopolitan, inovatif, kompeten, dan aksesibel dibanding pihak yang dipengaruhi.

# M. SUYANTO (AMIKOM YOGYAKARTA)
Pengaruh merupakan nilai kualitas suatu iklan melalui media tertentu

#ALBERT R. ROBERTS & GILBERT
Pengaruh adalah wajah kekuasaan yang diperoleh oleh orang ketika mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.

#JON MILLER
Pengaruh merupakan komoditi berharga dalam dunia politik Indonesia.

#Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 849), 
Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.

b)     Kunci-kunci perubahan perilaku
            Perubahan perilaku individu selalu melalui proses belajar atau dikenal dengan istilah pembelajaran.
Tiga cara belajar yang sangat dominan dilakukan melalui Visualisasi/Imajinasi, Auditori, Kinestetik (VAK) dan lazimnya diawali dengan berpikir. Terbentuknya pola pikir seseorang atau individu, karena yang bersangkutan mempunyai akal atau daya pikir, yaitu potensi yang disiapkan untuk menerima ilmu pengetahuan. Pola pikir dapat menjadi sumber daya bagi organisasi atau rintangan yang mengurangi efektifitas organisasi. Belajar bagaimana proses berpikir, berpikir dan belajar akan menyelamatkan manusia dari lembah kehancuran dan mampu mendorong manusia pada kemajuan peradaban.
1.       Pribadi
Perilaku yang dimiliki orang setiap pribadi berbeda dan memiliki keadaan yang dibawa saat perkembangan seseorang berlangsung dimana adanya potensi, bakat, atau sifat dasar, kematangan, atau perangsangan dari lingkungan, menjadi muncul dan lebih terlihat oleh pribadi setiap orang.
2.       Keluarga
Keluarga bisa dikatakan sebagai salah satu factor perubahan perilaku yang dimiliki seseorang, karena keluarga adalah lingkungan yang setiap hari ditemui oleh setiap orang. Keeluaraga dapat dikatakan penyebab perubahan perilaku karena pembelajaran dan perkembangan setiap manusia didapat dari keluarga yang beraktifitas bersama setiap harinya sehingga tidak heran menjadi cerminan bagi setiap pribadi yang berperilaku baik atau buruknya.


3.       Lingkungan Sosial dan Dinamika Perubahan
Lingkungan sosial juga temasuk penyebab atau bisa dibilang sebagai kunci perubahan perilaku yang terjadi pada seseorang. Dengan segala kegiatan dan banyaknya anggota sebuah komunitas dalam suatu lingkungan sosial bisa merubah perilaku seseorang dengan sangat drastis, karena pengaruh apa yang diajarkan dan dipelajari dalam suatu komunitas/lingkungan sosial tersebut sangat jelas dan terkadang kita harus mengikutinya agar kita dapat selalu mengikuti segala rangkaian kegiatan yang ada dalam suatu lingkungan sosial tersebut.

c)      Model mempengaruhi perilaku dan peranannya dalam psikologi manajemen
            Cara mempengaruhi orang lain dengan dikemukakan oleh Aristotle yang menyatakan terdapat 3 pendekatan dasar dalam komunikasi yang mampu mempengaruhi orang lain, yaitu;
1)      Logical argument (logos), yaitu penyampaian ajakan menggunakan argumentasi data-data yang ditemukan. Hal ini telah disinggung dalam komponen data.
2)      Psychological/emotional argument (pathos), yaitu penyampaian ajakan menggunakan efek emosi positif maupun negatif. Misalnya, iklan yang menyenangkan, lucu dan membuat kita berempati termasuk menggunakan pendekatan psikologi argumen dengan efek emosi yang positif. Sedangkan iklan yang menjemukan, memuakkan bahkan membuat kita marah termasuk pendekatan psychological argument dengan efek emosi negatif.
3)      Argument based on credibility (ethos), yaitu ajakan atau arahan yang dituruti oleh komunikate/ audience karena komunikator mempunyai kredibilitas sebagai pakar dalam bidangnya. Contoh, kita menuruti nasehat medis dari dokter, kita mematuhi ajakan dari seorang pemuka agama, kita menelan mentah-mentah begitu saja kuliah dari dosen. Hal ini semata-mata karena kita mempercayai kepakaran seseorang dalam bidangnya.

Sumber :
Griffin,Ricky W.(2004).Manajemen jilid 1 edisi 7.Jakarta : Erlangga
Sarwono, Sarlito W. (2005). Psikologi Sosial (Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan). Jakarta : Balai Pustaka
Pusat Bahasa Depdiknas. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka
http://carapedia.com/pengertian_definisi_pengaruh_info2117.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar