Komunitas Online
Komunitas online adalah sebuah komunitas yang terbentuk secara
virtual (maya) di berbagai layanan internet, misalnya forum online, mailing
list, atau grup-grup tertentu. Komunitas online merupakan sebuah bentuk
peradaban baru di kehidupan manusia.Komunitas online mempunyai keunikan
tersendiri. Dibilang unik karena para anggota didalam sebuah komunitas online
bisa secara bersama-sama melakukan suatu aksi tanpa harus berkumpul di satu
tempat.
Di era internet siapapun bisa membuat dan menyebarkan informasi,
namun sepenting apapun informasi itu bila hanya disuarakan satu orang onliner
atau gaungnya tidak akan terdengar. Disinilah peran sebuah komunitas online
diperlukan, sebuah informasi bila disuarakan secara bersama- sama oleh
komunitas online tentu gaungnya akan besar terdengar, yang bisa menarik
perhatian media mainstrem tentunya informasi penting yang gaungkan para onliner
ini akan menjadi informasi yang diketahui banyak orang.
Macam- macam komunitas online:
1. Facebook
2. Twitter
3. Kaskus
4. Dll
Sumber :
http://eriekha.blogspot.com/2010/01/komunitas-memberi-manfaat.html
Polarisasi Kelompok
Polarisasi kelompok adalah gejala mengumpulya pendapat kelompok pada
satu pandangan tertentu. Efek polarisasi menyinggung pada rata- rata score
individu sebelum dan setelah diskusi kelompok. Anggota kelompok paling ekstrem
mungkin sekali, sudah menjadi lebih moderat setelah diskusi itu. Tetapi pada
rata- rata pertimbanagan atau pilihan sudah menjadi yang lebih ektrem.
Alternatif keputusan yang menerima jumlah argumen yang paling besar
adalah yang terpilih. Polarisasi kelompok mengacu pada temuan bahwa setelah
berpartisipasi dalam kelompok diskusi, angoota cenderung mendukung posisi yang
lebih eksrem dan atau panggilan untuk kursus berisiko tindakan dari pada orang
yang tidak berpartisispasi dalam diskusi tersebut.
Bagaimanapun pembuatan keputusan kelompok bukanlah suatu unsur yang
penting dalam prosedur yang mengerucut ke arah polarisasi; suatu periode
diskusi yang ringkas yang di ikuti oleh tanggapan individu akan menghasilkan
pula suatu pergeseran di dalam kelompok rata- rata. Hal ini berarti suatu
pergeseran di dalam pilihan individu terjadi sebagai hasil proses kelompok.
Kelompok Kerja Virtual
Kelompok kerja adalah sekumpulan orang terdiri atas
dua anggota atau lebih yang
1. Mempunyai tujuan
yang sama
2. Mempunyai
kepentingan yang sama
3. Saling bekerja sama
4. Saling berhubungan.
5. Memiliki rasa ikut
bertanggung jawab
6. Saling tergantung
satu dengan lainnya
Virtual adalah dunia yang biasanya kita sebut sebagai dunia maya
atau cyber space yaitu sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang
menawarkan realitas baru.
Virtual menggunakan teknologi komputer untuk menyatukan para anggota
yang terpisah secara fisik untuk mencapai tujuan bersama. Sejumlah orang di
mungkinkan untuk berkolaborasi secara online menggunakan jaringan komunikasi
internet, teleconference atau email. Baik mereka terpisah dengan jarak yang
jauh atau pada saat keadaan telah mendesak.
Kelompok kerja virtual adalah sekelompok orang yang bekerja pada
sebuah proyek yang umum melalui teknologi seperti email, pesan instan, database
bersama, diskusi threaded dan kalender.
Kemudahan
dan keakraban dalam menggunakan perangkat telekomunikasi menjadi sarana jitu
untuk saling menghubungkan agen-agen tersebut jika suatu saat dibutuhkan. Modus kerja seperti itu sudah umum dan
sejak lama terjadi pada industri hiburan, dengan dibentuknya sebuah organisasi
semu selama penanganan suatu proyek, yang kemudian bubar setelah proyek
tersebut selesai dikerjakan.
Team kerja virtual bisa sangat luwes dan terampil
karena memang dipimpin oleh siapa saja yang memiliki keahlian dan keterampilan
yang paling diperlukan dalam penanganan suatu proyek. Bukan oleh seseorang yang
kebetulan menduduki jabatan manager dalam perusahaan. Kelompok kerja khusus
sekarang makin disukai oleh banyak perusahaan. Ini dikarenakan kemampuan mereka
dalam menggali kemampuan-kemampuan yang sebelumnya tersembunyi dan menjadi
muncul ke permukaan melalui acara-acara bebas untuk berbincang dan bertukar
informasi atau gagasan.
Tiga faktor utama yang membedakan tim virtual dari
tim yang bertemu muka secara lansung.
1. Ketiadaan isyarat- isyarat paraverbal
dan nonverbal.
2. Konteks sosial yang terbatas
3. Kemampuan untuk mengatasi keterbatasan waktu dan
ruang.
10 keuntungan virtualisasi
1. Konsolidasi
2. Efensiasi energi
3. Pemanfaatan sumberdaya
4. Manajement
5. Provisioning
6. Alokasi sumberdaya/ load balanching
7. Otomatisasi
8. The cloud
9. Disaster recovery
10. Storage, jaringan, desktop dan selanjutnya.
Sumber :
http://iamluckyone.blogspot.com/2011/03/kerjasama-kelompok-virtual-di-ibm_30.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar