Kamis, 31 Oktober 2013

Tugas Psiologi Manajemen II



A.    Definisi Psikologi Manajemen
Secara etimologis manajemen berasal dari kata “management” yang artinya ketata laksanaan, tata pimpinan, dan pengelolaan. Dalam bahasa Arab istilah manajemen diartikan sebagai an-nizam, yang merupakan suatu tempat untuk menyimpan segala sesuatu dan penempatan segala sesuatu pada tempatnya. Secara terminology yang diambil kesimpulannya menurut para ahli manajemen adalah serangkaian kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengendalikan, dan mengembangkan segala upaya dalam mengatur dan mendaya gunakan sumber daya manusia, sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.
Jadi Psikologi manajemen adalah suatu studi tentang tingkah laku manusia yang terlibat dalam proses manajemen dalam rangka melaksanakan funsi-fungsi manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya

B.     Definisi Psikologi Organisasi
Psikologi organisasi adalah ilmu yg mempelajari manusia dalam hubungan dengan organisasi (perilaku manusia dalam setting organisasi). Fokus study psikologi organisasi lebih ke cara pengambilan keputusan dalam suatu organisasi didasari oleh sistem, budaya, leadership dan human capital. Semua konsep dan teori awal mulanya psikologi organisasi berasal dari psikologi sosial dan psikologi klinis (teruama pada teori-teori kepribadian). Dalam perkembangannya, psikologi organisasi disatukan dengan psikologi industri.
Psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi mempengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya. Pemahaman, penguasaan serta praktik pada psikologi organisasi dapat diterapkan pada perusahaan guna mencapai kesuksesan sebuah perusahaan dan membantu memberikan alternatif solusi terhadap pengembangan sistem industri.
Kajian psikologi organisasi lebih menekankan pada pengembangan sistem manajemen sumber daya insani seperti merancang sistem rekrutmen, seleksi dan penempatan karyawan, penilaian potensi terstruktur (assesment centre), pelatihan-pengembangan, pelatihan kinerja, sistem remunerasi hubungan industrial, dan budaya perusahaan. Tujuan layanan jasa dan ilmu tersebut dimaksudkan terutama untuk meningkatkan kesejahteraan lahir-batin dan mencapai tingkat kualitas kehidupan kerja yang optimal.

C.    Definisi Psikologi Komunikasi & Dimensi-dimensi komunikasi
            Pendapat dari T. Hani Handoko: Komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain. Perpindahan pengertian tersebut melibatkan lebih dari sekedarkata-kata yang digunakan dalam percakapan, tetapijuga ekspresi wajah, intonasi, titik putus tidak hanya memerlukan transmisi data, tetapi bahwa tergantung pada keterampilan- keterampilan tertentu untuk membuat sukses pertukaran informasi.
George A. Miller mengertikan psikologi komunikasi sebagai “ ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral (perilaku) dalam komunikasi “. Dalm konteks komunikasi, sumbangan yang sangat berharga bagi tercapainya tujuan komunikasi, yakni komunikasi yang efektif (berhasil dan berguna).

Beberapa dimensi diantaranya adalah:
   1.      Dimensi Isi
Dimensi isi disandi secara verbal dan menunjukkan muatan (isi) komunikasi, yaitu apa yang dikatakan. Dalam komunikasi massa, dimensi ini merujuk pada isi pesan.
   2.      Dimensi Hubungan
Dimensi hubungan disandi secara nonverbal menunjukkan bagaimana cara mengatakannya yang juga mengisyaratkan bagaimana hubungan para komunikasi itu, dan bagaimana seharusnya pesan itu disampaikan.Dalam komunikasi massa, dimensi isi merujuk pada isi pesan, sedangkan dimensi hubungan merujuk kepada unsur-unsur lain, termasuk juga jenis saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut.  Contoh: pengaruh suatu berita atau artikel dalam surat kabar bukan bergantung pada isinya, namun bergantung juga pada siapa, penulisnya, tata letak (lay out)-nya, jenis huruf yang digunakan, warna tulisan, dan sebagainya.
   3.      Dimensi Arah
Komunikasi dalam konteks ini dibagi menjadi dua, yaitu komunikasi satu arah dan komunikasi dua arah. Komunikasi satu arah merupakan satu orang member informasi kepada orang lain tanpa ada timbale balik, sedangkan komunikasi dua arah merupakan komuniikasi dimana satu orang memberikan informasi ke orang lain, dan orang lain juga memberikan informasi sehingga terjadi pertukaran informasi diantara keduanya.
Sumber :
Mortimer R. Fienberg, dkk, Psikologi Manajemen, Penerbit Mitra Utama, Jakarta, 1996.
Wursanto, Ig,  Dasar-dasar Ilmu organisasi, Cv Andi offset : 2005





Sabtu, 12 Oktober 2013

Psikologi Konsumen "Autobiografi"



Nama saya Fajar Dwi Cahyani. Nama panggilan saya adalah “Yani”. Saya lahir pada tanggal 15 November 1992 dan usia saya saat ini 21 tahun. Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Saat ini, saya adalah seorang mahasiswa Tingkat 3 jurusan Psikologi, Universitas Gunadarma Depok. Sebagai mahasiswa, saya tergolong kurang aktif berbicara dalam kelas. Alasan saya masuk jurusan psikologi itu karena saya ingin belajar tentang kepribadian manusia. Saat ini saya tertarik mempelajari psikologi industry dan organisasi secara lebih dalam. Saya juga memiliki impian besar untuk menjadi seorang manajer. Kemudian saya juga memiliki cita-cita lain, yaitu ingin memiliki suami seorang arsitek :) .
Saya memiliki prinsip hidup, yaitu “pendidikan, pergaulan, percintaan, dan agama harus selalu ballance”. Prinsip inilah yang selalu saya pegang untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan hidup. Sejak Sekolah Menengah Pertama, saya memiliki hobi mendengarkan musik terutama musik dengan aliran pop dan instrumental. Saya juga suka sekali sama kpop. Dalam satu hari saya bisa menghabiskan waktu beberapa jam hanya untuk mendengarkan musik dan saya juga tahan menonton drama korea bejam-jam (sekarang lagi kecanduan The Heirs).
Saya adalah seorang anak perempuan dari pasang suami istri yang berdarah jawa tapi beda budaya. Sang ayah berasal dari darah Yogyajakta sedangkan sang ibu berdarah cepu (yang panasnya astagfirullah deh). Saya dibesarkan dalam keluarga sederhana dengan anggota keluarga berjumlah empat orang. Ia adalah seorang kakak yang penyayang, suka melindungi adiknya, tegas, namun terkadang ia bisa amat sangat boros. Kehidupan ekonomi keluarga saya terbilang cukup. Ayah saya bekerja sebagai Pegawai Swasta kemudian ibu saya dulunya bekerja sebagai Pegawai Swasta tetapi mengajukan untuk mengundurkan diri karena sakit, dan kakak saya bekerja di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tangerang. Saat ini, saya tinggal bersama dengan keluarga di daerah Kotabumi, Tangerang.
Saya dibesarkan dalam keluarga yang harmonis.Dari kecil keluarga saya amat sangat harmonis. Terjalin hubungan baik dan penuh kasih sayang diantara kami. Kami sering menghabiskan waktu bersama dengan menonton tv, jalan-jalan, dan liburan bersama. Kemudian ayah saya sering memberikan uang dan hadiah kepada saya. Komunikasi yang terjalin dalam keluarga pun juga sangat baik. Kami saling terbuka satu sama lainnya. Namun, saat saya berusia 10 tahun ada konflik-konflik yang terjadi dalam keluarga terutama antara kakak dan ibu saya sampai kakak saya tidak pulang kerumah.
Saya tinggal di daerah Tangerang. Saat usia 5 tahun saya mulai bersekolah TK di Taman Kanak-Kanak Al-Akhsan. Saat kecil saya adalah anak yang pendiam dan pemalu tetapi saya tidak mengalami kesulitan dalam pelajaran. Saya sangat pintar menari. Saat usia 6 tahun saya bersekolah di SD Negeri Karet 02. Saya tidak mengalami kesulitan dalam belajar dan berinteraksi dengan teman-teman di sekolah. Setelah lulus Sekolah Dasar, saya melanjutkan sekolah di SMP Negeri 17 Tangerang yang terletak di daerah Babakan, Cikokol. Ekstrakulikuler yang saya ikuti, yaitu Pramuka, dan Paskibra.
Setelah lulus SMP, saya melanjutkan sekolah di SMA Negeri 4 Tangerang. Saya sempat mengikuti ekstrakulikuler Paskibra. Saat SMA saya menjadi anak yang sedikit agak nakal. Saya sering datang terlambat, berpakaian seragam tidak rapi, membolos.. Saat kenaikan ke kelas 2 saya mendapat kelas IPS. Saat itu saya mengikuti tes-tes masuk universitas saya berusaha untuk bisa masuk universitas negeri tetapi memang bukan jalannya di universitas negeri. Akhirnya dengan penuh pertimbangan saya memutuskan untuk kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Psikologi dan saya kekampus PP (pulang-pergi) semester 1-2 saya sempet ngekos tetapi karena berbagai hal saya memutuskan untuk tidak ngekos lagi. Untungnya dari tangerang kedepok bisa menggunakan transportasi kereta kalau harus menggunakan patas saya mana tahan haha… Saat ini saya sudah memikirkan akan mendalami Psikologi Industri dan Organisasi. Setelah lulus dari S1 saya juga berencana  untuk mencari pekerjaan. Syukur-syukur kalu berhubungan dengan bidang yang saya pelajari sekarang lalu saya akan melanjutkan study ke jenjang S2.